Waktubebas atau waktu luang (free time) adalah waktu dimana kita bisa melakukan hal yang kita suka,biasanya merujuk pada kegiatan santai. Contohnya meditasi, kegiatan relaksasi yang menyehatkan tubuh. Melakukan apa yang menjadi kesukaan Anda di waktu bebas merupakan hal yang produkif dan memiliki hasil yang tersendiri.
MenurutMuhammad Adil Khithab berpendapat bahwa waktu luang adalah waktu bebas yang oleh seseorang diisi sesuai dengan kegiatan yang dikehendakinya. Sedangkan menurut negara-negara barat, waktu luang didefinisikan sebagai waktu bebas yang tersisa dari 24 jam setelah dikurangi untuk kegiatan penting sehari-hari termasuk tidur.
10tips mengisi waktu luang agar bermanfaat. 1. Pelajari hal baru. Kamu bisa mengisi waktu luang dengan mencoba keterampilan baru. Coba lakukan hal yang belum pernah kamu lakukan. "Menurut Alzheimer's Association, penelitian menunjukkan bahwa menjaga otak tetap aktif meningkatkan vitalitasnya. Melakukan hal-hal baru dengan cara-cara baru
Ciriciri yang mendasar untuk kegiatan waktu luang . Question from @Vera5548 - Sekolah Menengah Pertama - Penjaskes. Ciri-ciri yang mendasar untuk kegiatan waktu luang adalah Answer. Vera5548 December 2019 | 0 Replies . Unsur-unsur makanan yg dibutuhkan harus mengandung 3golongan yaitu
BelajarMemasak Makanan yang Disukai. Memasak adalah kegiatan yang seru untuk mengisi waktu luang. Mempelajari resep yang ditemukan dan menerapkan di rumah sendiri. Pasti menyenangkan dech. Hari-hati ya, jangan sampai moment yang memyenangkan malah kacau gara-gara resep tidak mampu dikuasai. Cari resep yang memungkinkan untuk anda kuasai.
cCpBcLA. Pengertian waktu luang adalah waktu yang memiliki posisi bebas penggunaannya dan waktu tersebut berada diluar kegiatan rutin sehari-hari. Dengan demikian, waktu luang merupakan ekspresi dari seluruh aspirasi manusia dalam mencari kebahagiaan, berhubungan dengan tugas baru, etnik baru, kebijakan baru, dan kebudayaan baru. Waktu luang dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan leisure yang secara etimologi berasal dari bahasa Latin yaitu licere yang berarti diizinkan To be Permited atau menjadi bebas To be Free. Teori Waktu Luang Menurut teori waktu luang oleh George Torkildsen dalam buku yang berjudul “leisure and recreation management” definisi berkaitan dengan leisure antara lain 1. Waktu luang sebagai waktu leisure as time Waktu luang digambarkan sebagai waktu senggang setelah segala kebutuhan yang mudah telah dilakukan. Yang mana ada waktu lebih yang dimiliki untuk melakukan segala hal sesuai dengan keinginan yang bersifat positif. Pernyataan ini didukung oleh Brightbill yang beranggapan bahwa waktu luang erat kaitannya dengan kaitannya dengan kategori discretionary time, yaitu waktu yang digunakan menurut pemilihan dan penilaian kita sendiri. 2. Waktu luang sebagai aktivitas leisure as activity Waktu luang terbentuk dari segala kegiatan bersifat mengajar dan menghibur pernyataan ini didasarkan pada pengakuan dari pihak The International Group of the Social Science of Leisure, menyatakan bahwa “waktu luang berisikan berbagai macam kegiatan yang mana seseorang akan mengikuti keinginannya sendiri baik untuk beristirahat, menghibur diri sendiri, menambah pengetahuan atau mengembangkan keterampilannya secara objektif atau untuk meningkatkan keikutsertaan dalam bermasyarakat. 3. Waktu luang sebagai suasana hati atau mental yang positif leisure as an end in itself or a state of being Pieper beranggapan bahwa“Waktu luang harus dimengerti sebagai hal yang berhubungan dengan kejiwaan dan sikap yang berhubungan dengan hal-hal keagamaan, hal ini bukan dikarenakan oleh faktor-faktor yang datang dari luar. Hal ini juga bukan merupakan hasil dari waktu senggang, liburan, akhir pekan, atau liburan panjang. 4. Waktu luang sebagai sesuatu yang memiliki arti luas leisure as an all embracing Menurut Dumadezirer, waktu luang adalah relaksasi, hiburan, dan pengembangan diri. Dalam ketiga aspek tersebut, mereka akan menemukan kesembuhan dari rasa lelah, pelepasan dari rasa bosan, dan kebebasan dari hal-hal yang bersifat menghasilkan. 5. Waktu luang sebagai suatu cara untuk hidup leisure as a way of living Goodale dan Godbye dalam buku The Evolution Of Leisure “Waktu luang adalah suatu kehidupan yang bebas dari tekanan-tekanan yang berasal dari luar kebudayaan seseorang dan lingkungannya sehingga mampu untuk bertindak sesuai rasa kasih yang tak terelakkan yang bersifat menyenangkan, pantas, dan menyediakan sebuah dasar keyakinan”. Sedangkan menurut Sukadji mengungkapkan arti istilah waktu luang dari 3 dimensi, yaitu Dilihat dari dimensi waktu, waktu luang dilihat sebagai waktu yang tidak digunakan untuk bekerja mencari nafkah, melaksanakan kewajiban, dan mempertahankan hidup. Dari segi cara pengisian, waktu luang adalah waktu yang dapat diisi dengan kegiatan pilihan sendiri atau waktu yang digunakan dan dimanfaatkan sesuka hati. Dari sisi fungsi, waktu luang adalah waktu yang dimanfaatkan sebagai sarana mengembangkan potensi, meningkatkan mutu pribadi, kegiatan terapeutik bagi yang mengalami gangguan emosi, sebagai selingan hiburan, sarana rekreasi, sebagai kompensasi pekerjaan yang kurang menyenangkan, atau sebagai kegiatan menghindari sesuatu. Dengan demikian waktu luang dapat dapat dimanfaatkan secara positif guna meningkatkan produktivitas hidup yang efektif dan pengisian waktu luang dapat diisi dengan berbagai macam kegiatan yang mana seseorang akan mengikuti keinginannya sendiri baik untuk beristirahat, menghibur diri sendiri, menambah pengetahuan atau mengembangkan keterampilannya secara objektif Misalkan waktu luang bagi siswa adalah waktu yang terdapat pada siswa diluar jam pelajaran sekolah dan dapat diisi dengan kegiatan relaksasi atau istirahat, kegiatan hiburan atau rekreasi, dan kegiatan pengembangan diri sesuai dengan pilihan sendiri sehingga akan timbul suatu kesembuhan dari rasa capek dan melepaskan dari rasa bosan. Pengertian Waktu Luang
ciri yang mendasar untuk kegiatan waktu luang adalah